Senin, 17 Agustus 2009
Rabu, 05 Agustus 2009
Infonuklir.com - PUSAT DISEMINASI IPTEK NUKLIR
KESTABILAN INTI ATOM
Atom
Diposting oleh: yudhi
Posted on : 2008/1/23 18:59:43
Komposisi jumlah proton dan neutron di dalam inti atom sangat mempengaruhi kestabilan inti atom
tersebut. Inti atom dikatakan stabil bila komposisi jumlah proton dan neutronnya sudah ”seimbang”
serta tingkat energinya sudah berada pada keadaan dasar. Jumlah proton dan neutron maupun
tingkat energi dari inti-inti yang stabil tidak akan mengalami perubahan selama tidak ada gangguan
dari luar. Sebaliknya, inti atom dikatakan tidak stabil bila komposisi jumlah proton dan neutronnya
“tidak seimbang” atau tingkat energinya tidak berada pada keadaan dasar. Perlu dicatat bahwa
komposisi proton dan neutron yang “seimbang” atau “tidak seimbang” di atas tidak berarti
mempunyai jumlah yang sama ataupun tidak sama. Setiap inti atom mempunyai “kesetimbangan”
yang berbeda.
Secara umum, kestabilan inti-inti ringan terjadi bila jumlah protonnya sama dengan jumlah
neutronnya. Sedangkan kestabilan inti-inti berat terjadi bila jumlah neutron maksimum 1,5 kali jumlah
protonnya.
Tabel periodik merupakan suatu tabel yang mencantumkan semua kemungkinan posisi nuklida baik
yang stabil maupun yang tidak stabil. Nuklida-nuklida yang tidak stabil disebut sebagai radionuklida.
Tabel nuklida juga dapat menunjukkan posisi dari nuklida-nuklida yang merupakan isotop yaitu
petak-petak yang horisontal, misalnya Na-20, Na-21, Na-22 dan seterusnya. Isotop yang tidak stabil
disebut sebagai radioisotop. Pada dasarnya, radioisotop dan radionuklida adalah istilah yang sama
yaitu menunjukkan inti-inti atom yang tidak stabil. Bahan yang terdiri atas radionuklida dengan
jumlah cukup banyak disebut bahan radioaktif.
http://www.infonuklir.com 2009/4/16 2:30:30 - 1
Inti-inti atom yang tidak stabil, baik karena komposisi jumlah proton dan neutronnya yang tidak
seimbang ataupun karena tingkat energinya yang tidak berada pada keadaan dasarnya, cenderung
untuk berubah menjadi stabil. Bila ketidakstabilan inti disebabkan karena komposisi jumlah proton
dan neutronnya yang tidak seimbang, maka inti tersebut akan berubah dengan memancarkan radiasi
alpha atau radiasi beta (β). Kalau ketidakstabilannya disebabkan karena tingkat energinya
yang berada pada keadaan tereksitasi maka akan berubah dengan memancarkan radiasi gamma.
Proses perubahan atau transformasi inti atom yang tidak stabil menjadi atom yang lebih stabil
tersebut dinamakan peluruhan radioaktif.
Proses peluruhan radioaktif seringkali harus melalui beberapa intermediate (antara) sebelum
menjadi inti atom yang stabil. Jadi seringkali suatu radionuklida tidak berubah langsung menjadi
nuklida yang stabil, melainkan mengalami beberapa perubahan lebih dulu menjadi radionuklida yang
lain sebelum akhirnya menjadi nuklida yang stabil. Misalnya dari nuklida X yang tidak stabil berubah
menjadi nuklida Y yang juga masih tidak stabil kemudian berubah lagi menjadi nuklida Z yang stabil.
Peluruhan seperti ini dinamakan peluruhan berantai.
http://www.infonuklir.com 2009/4/16 2:30:30 - 2
KESTABILAN INTI ATOM
Atom
Diposting oleh: yudhi
Posted on : 2008/1/23 18:59:43
Komposisi jumlah proton dan neutron di dalam inti atom sangat mempengaruhi kestabilan inti atom
tersebut. Inti atom dikatakan stabil bila komposisi jumlah proton dan neutronnya sudah ”seimbang”
serta tingkat energinya sudah berada pada keadaan dasar. Jumlah proton dan neutron maupun
tingkat energi dari inti-inti yang stabil tidak akan mengalami perubahan selama tidak ada gangguan
dari luar. Sebaliknya, inti atom dikatakan tidak stabil bila komposisi jumlah proton dan neutronnya
“tidak seimbang” atau tingkat energinya tidak berada pada keadaan dasar. Perlu dicatat bahwa
komposisi proton dan neutron yang “seimbang” atau “tidak seimbang” di atas tidak berarti
mempunyai jumlah yang sama ataupun tidak sama. Setiap inti atom mempunyai “kesetimbangan”
yang berbeda.
Secara umum, kestabilan inti-inti ringan terjadi bila jumlah protonnya sama dengan jumlah
neutronnya. Sedangkan kestabilan inti-inti berat terjadi bila jumlah neutron maksimum 1,5 kali jumlah
protonnya.
Tabel periodik merupakan suatu tabel yang mencantumkan semua kemungkinan posisi nuklida baik
yang stabil maupun yang tidak stabil. Nuklida-nuklida yang tidak stabil disebut sebagai radionuklida.
Tabel nuklida juga dapat menunjukkan posisi dari nuklida-nuklida yang merupakan isotop yaitu
petak-petak yang horisontal, misalnya Na-20, Na-21, Na-22 dan seterusnya. Isotop yang tidak stabil
disebut sebagai radioisotop. Pada dasarnya, radioisotop dan radionuklida adalah istilah yang sama
yaitu menunjukkan inti-inti atom yang tidak stabil. Bahan yang terdiri atas radionuklida dengan
jumlah cukup banyak disebut bahan radioaktif.
http://www.infonuklir.com 2009/4/16 2:30:30 - 1
Inti-inti atom yang tidak stabil, baik karena komposisi jumlah proton dan neutronnya yang tidak
seimbang ataupun karena tingkat energinya yang tidak berada pada keadaan dasarnya, cenderung
untuk berubah menjadi stabil. Bila ketidakstabilan inti disebabkan karena komposisi jumlah proton
dan neutronnya yang tidak seimbang, maka inti tersebut akan berubah dengan memancarkan radiasi
alpha atau radiasi beta (β). Kalau ketidakstabilannya disebabkan karena tingkat energinya
yang berada pada keadaan tereksitasi maka akan berubah dengan memancarkan radiasi gamma.
Proses perubahan atau transformasi inti atom yang tidak stabil menjadi atom yang lebih stabil
tersebut dinamakan peluruhan radioaktif.
Proses peluruhan radioaktif seringkali harus melalui beberapa intermediate (antara) sebelum
menjadi inti atom yang stabil. Jadi seringkali suatu radionuklida tidak berubah langsung menjadi
nuklida yang stabil, melainkan mengalami beberapa perubahan lebih dulu menjadi radionuklida yang
lain sebelum akhirnya menjadi nuklida yang stabil. Misalnya dari nuklida X yang tidak stabil berubah
menjadi nuklida Y yang juga masih tidak stabil kemudian berubah lagi menjadi nuklida Z yang stabil.
Peluruhan seperti ini dinamakan peluruhan berantai.
http://www.infonuklir.com 2009/4/16 2:30:30 - 2
Infonuklir.com - PUSAT DISEMINASI IPTEK NUKLIR
STRUKTUR ATOM
Atom
Diposting oleh: yudhi
Posted on : 2008/1/23 19:37:43
Apakah yang ada di dalam atom itu ?
Berdasarkan konsep fisika maupun kimia, atom adalah bagian terkecil dari suatu zat yang masih
memiliki sifat dasar zat tersebut. Atom mempunyai ukuran (diameter) sekitar 1 Angstrom atau
0,00000008 (10 pangkat min 8) cm.
Dalam konsep fisika modern, atom terdiri atas 3 partikel dasar yang menyusunnya menjadi sebuah
atom. Ketiga parikel dasar tersebut adalah :
a. Proton : partikel bermuatan positf, diameternya hanya 1/3 diameter elektron, tetapi memiliki
massa sekitar 1840 kali massa elektron
b. Elektron : partikel bermuatan negatif, memiliki massa paling ringan yaitu hanya 1/1840 kali massa
proton atau neutron
c. Neutron : partikel tidak bermuatan (netral), memiliki massa yang kira-kira sama dengan
gabungan massa proton dan elektron.
Susunan ketiga partikel dasar atom tersebut seperti susunan sistem tata surya. Proton dan neutron
yang terletak pada inti atom menjadi pusat orbit elektron-elektron yang berputar mengelilingi inti
atom. Proton dan neutron disebut juga nukleon (partikel penyusun inti atom).
http://www.infonuklir.com 2009/4/16 2:29:57 - 1
Atom-atom berbeda menurut jumlah masing-masing partikel dasar yang dimiliki. Jumlah proton
dalam atom menentukan elemen dari atom tersebut. Dalam sebuah elemen tunggal, jumlah neutron
bisa bermacam-macam, menentukan isotop dari elemen tersebut. Atom secara elektrik akan netral
jika memiliki jumlah proton dan elektron yang sama. Elektron yang letaknya terjauh dari inti atom (inti
atom) dapat dipindahkan ke atom terdekat lainnya atau bahkan digunakan bersama oleh beberapa
atom. Atom yang kekurangan maupun kelebihan elektron disebut ion. Jumlah proton dan neutron di
dalam inti atom juga dapat berubah, baik melalui reaksi fusi nuklir, reaksi fisi nuklir, maupun
peluruhan radioaktif.
Atom dapat mengikatkan dirinya membentuk molekul dan ikatan kimia lainnya. Molekul dapat
terbentuk dari beberapa atom; sebagai contoh, molekul air merupakan kombinasi dari 2 atom
hidrogen dan 1 atom oksigen.
Atom memiliki beberapa sifat/karakteristik yang dapat membedakan antara satu atom dengan atom
lainnya dan menentukan bagaimana perubahan atom terjadi pada kondisi tertentu.
Adakah istilah-istilah yang berkaitan dengan inti atom ?
Istilah lain yang digunakan untuk menyatakan suatu jenis inti atom adalah Nuklida. Nuklida atau jenis
inti atom yang ada di alam ini jauh lebih banyak daripada unsur karena setiap unsur mungkin saja
terdiri atas beberapa nuklida.
Berbeda halnya dengan penulisan unsur yang cukup dituliskan dengan lambang atomnya saja,
misalnya unsur emas adalah Au dan unsur besi adalah Fe, penulisan nuklida atau jenis inti atom
harus diikuti dengan jumlah proton dan jumlah neutronnya sebagaimana konvensi penulisan (notasi
atomik) sebagai berikut :
di mana :
X = simbol atom
Z = nomor atom
A = nomor massa
Meskipun tidak dituliskan pada simbol nuklida, jumlah neutron sering dituliskan sebagai N dengan
hubungan :
N = A - Z
Sebagai contoh nuklida 6C14 adalah inti atom Karbon (C) yang mempunyai enam buah proton (Z =
6) dan delapan buah neutron (N = A – Z = 8). Cara penulisan nuklida tersebut hanyalah merupakan
konvensi atau kesepakatan saja dan bukan suatu ketentuan sehingga masih terdapat beberapa cara
penulisan yang berbeda. Salah satu cara penulisan lain yang paling sering dijumpai adalah tanpa
menuliskan nomor atomya seperti berikut ini :
Sebagai contoh nuklida He4 atau He-4 dan Co-60. Nomor atom dapat diketahui dari jenis atomnya
karena setiap atom yang berbeda akan memiliki jumlah proton yang berbeda sehingga nomor
atomnya pun berbeda. Dari Tabel Periodik dapat dilihat bahwa nomor atom Helium (He) adalah 2
sedangkan nomor atom Cobalt (Co) adalah 27, sehingga dengan cara penulisan tersebut juga dapat
ditentukan jumlah proton maupun neutronnya. Sebagai contoh Ir-192 memiliki 77 proton dan 115
neutron, karena dengan melihat tabel periodik dapat ditentukan bahwa nomor atom Ir adalah 77.
Penulisan Ir-192 sesuai dengan konvensi di atas adalah sebagai berikut :
http://www.infonuklir.com 2009/4/16 2:29:57 - 2
Terdapat beberapa istilah yang berkaitan dengan komposisi jumlah proton dan jumlah neutron di
dalam inti atom yaitu isotop, isobar, isoton dan isomer.
a. Isotop
Isotop adalah inti atom atau nuklida yang mempunyai nomor atom (jumlah proton) sama tetapi
mempunyai nomor massa (jumlah neutron) berbeda.
Berdasarkan definisi tersebut dapat disimpulkan bahwa suatu unsur dapat memiliki berbagai macam
bentuk atom. Contohnya adalah atom Helium yang mempunyai 3 macam isotop berupa :
b. Isobar
Isobar adalah inti atom atau nuklida yang mempunyai nomor massa (jumlah proton dan jumlah
neutron) sama tetapi mempunyai nomor atom (jumlah proton) berbeda.
Contoh :
c. Isoton
Isoton adalah inti atom atau nuklida yang mempunyai jumlah neutron sama tetapi mempunyai nomor
atom (jumlah proton) berbeda.
Contoh :
d. Isomer
Isomer adalah inti atom atau nuklidayang mempunyai nomor atom maupun nomor massa sama
tetapi mempunyai tingkat energi yang berbeda. Inti atom yang memiliki tingkat energi lebih tinggi
daripada tingkat energi dasarnya biasanya diberi tanda asterisk (*) atau m.
Contoh :
Kedua nuklida tersebut di atas mempunyai jumlah proton dan jumlah neutron yang sama tetapi
tingkat energinya berbeda. Tingkat energi 28Ni60 berada pada keadaan dasarnya, sedangkan
28Ni60* tidak pada keadaan dasarnya atau pada keadaan tereksitasi.
Apakah yang dimaksud dengan Nomor Atom itu ?
http://www.infonuklir.com 2009/4/16 2:29:57 - 3
Nomor Atom adalah jumlah proton di dalam suatu inti atom. Nomor Atom ini dinyatakan dengan
simbol Z. Jadi :
Nomor Atom (Z) = jumlah proton dalam inti atom
Sebagai contoh :
Atom Hidrogen punya 1 proton -----> Z = 1
Atom Helium punya 2 proton -----> Z = 2
Atom Carbon punya 6 proton -----> Z = 6
Nomer atom menentukan elemen kimia dari atom tersebut. Semua atom yang memiliki nomer atom
yang sama akan memiliki sifat fisika yang bermacam-macam dan menunjukkan sifat kimia yang
sama. Berdasarkan tabel periodik, elemen kimia dapat diurutkan menurut peningkatan nomer atom.
Apakah yang dimaksud dengan Nomor Massa itu ?
Nomor Massa adalah jumlah proton dan neutron yang ada di dalam inti atom. Dalam hal ini massa
elektron yang sangat kecil diabaikan. Nomor Massa ini dinyatakan dengan simbol A. Jadi :
Nomor Massa (A) = jumlah proton + jumlah neutron
Sebagai contoh untuk atom Hidrogen (H) akan diperoleh :
1 proton = 1
0 neutron = 0
1 elektron = - (diabaikan)
Nomor Massa = 1
Sedangkan untuk atom Helium (He) akan diperoleh:
2 proton = 2
2 neutron = 2
2 elektron = - (diabaikan)
Nomor Massa = 4
http://www.infonuklir.com 2009/4/16 2:29:57 - 4
STRUKTUR ATOM
Atom
Diposting oleh: yudhi
Posted on : 2008/1/23 19:37:43
Apakah yang ada di dalam atom itu ?
Berdasarkan konsep fisika maupun kimia, atom adalah bagian terkecil dari suatu zat yang masih
memiliki sifat dasar zat tersebut. Atom mempunyai ukuran (diameter) sekitar 1 Angstrom atau
0,00000008 (10 pangkat min 8) cm.
Dalam konsep fisika modern, atom terdiri atas 3 partikel dasar yang menyusunnya menjadi sebuah
atom. Ketiga parikel dasar tersebut adalah :
a. Proton : partikel bermuatan positf, diameternya hanya 1/3 diameter elektron, tetapi memiliki
massa sekitar 1840 kali massa elektron
b. Elektron : partikel bermuatan negatif, memiliki massa paling ringan yaitu hanya 1/1840 kali massa
proton atau neutron
c. Neutron : partikel tidak bermuatan (netral), memiliki massa yang kira-kira sama dengan
gabungan massa proton dan elektron.
Susunan ketiga partikel dasar atom tersebut seperti susunan sistem tata surya. Proton dan neutron
yang terletak pada inti atom menjadi pusat orbit elektron-elektron yang berputar mengelilingi inti
atom. Proton dan neutron disebut juga nukleon (partikel penyusun inti atom).
http://www.infonuklir.com 2009/4/16 2:29:57 - 1
Atom-atom berbeda menurut jumlah masing-masing partikel dasar yang dimiliki. Jumlah proton
dalam atom menentukan elemen dari atom tersebut. Dalam sebuah elemen tunggal, jumlah neutron
bisa bermacam-macam, menentukan isotop dari elemen tersebut. Atom secara elektrik akan netral
jika memiliki jumlah proton dan elektron yang sama. Elektron yang letaknya terjauh dari inti atom (inti
atom) dapat dipindahkan ke atom terdekat lainnya atau bahkan digunakan bersama oleh beberapa
atom. Atom yang kekurangan maupun kelebihan elektron disebut ion. Jumlah proton dan neutron di
dalam inti atom juga dapat berubah, baik melalui reaksi fusi nuklir, reaksi fisi nuklir, maupun
peluruhan radioaktif.
Atom dapat mengikatkan dirinya membentuk molekul dan ikatan kimia lainnya. Molekul dapat
terbentuk dari beberapa atom; sebagai contoh, molekul air merupakan kombinasi dari 2 atom
hidrogen dan 1 atom oksigen.
Atom memiliki beberapa sifat/karakteristik yang dapat membedakan antara satu atom dengan atom
lainnya dan menentukan bagaimana perubahan atom terjadi pada kondisi tertentu.
Adakah istilah-istilah yang berkaitan dengan inti atom ?
Istilah lain yang digunakan untuk menyatakan suatu jenis inti atom adalah Nuklida. Nuklida atau jenis
inti atom yang ada di alam ini jauh lebih banyak daripada unsur karena setiap unsur mungkin saja
terdiri atas beberapa nuklida.
Berbeda halnya dengan penulisan unsur yang cukup dituliskan dengan lambang atomnya saja,
misalnya unsur emas adalah Au dan unsur besi adalah Fe, penulisan nuklida atau jenis inti atom
harus diikuti dengan jumlah proton dan jumlah neutronnya sebagaimana konvensi penulisan (notasi
atomik) sebagai berikut :
di mana :
X = simbol atom
Z = nomor atom
A = nomor massa
Meskipun tidak dituliskan pada simbol nuklida, jumlah neutron sering dituliskan sebagai N dengan
hubungan :
N = A - Z
Sebagai contoh nuklida 6C14 adalah inti atom Karbon (C) yang mempunyai enam buah proton (Z =
6) dan delapan buah neutron (N = A – Z = 8). Cara penulisan nuklida tersebut hanyalah merupakan
konvensi atau kesepakatan saja dan bukan suatu ketentuan sehingga masih terdapat beberapa cara
penulisan yang berbeda. Salah satu cara penulisan lain yang paling sering dijumpai adalah tanpa
menuliskan nomor atomya seperti berikut ini :
Sebagai contoh nuklida He4 atau He-4 dan Co-60. Nomor atom dapat diketahui dari jenis atomnya
karena setiap atom yang berbeda akan memiliki jumlah proton yang berbeda sehingga nomor
atomnya pun berbeda. Dari Tabel Periodik dapat dilihat bahwa nomor atom Helium (He) adalah 2
sedangkan nomor atom Cobalt (Co) adalah 27, sehingga dengan cara penulisan tersebut juga dapat
ditentukan jumlah proton maupun neutronnya. Sebagai contoh Ir-192 memiliki 77 proton dan 115
neutron, karena dengan melihat tabel periodik dapat ditentukan bahwa nomor atom Ir adalah 77.
Penulisan Ir-192 sesuai dengan konvensi di atas adalah sebagai berikut :
http://www.infonuklir.com 2009/4/16 2:29:57 - 2
Terdapat beberapa istilah yang berkaitan dengan komposisi jumlah proton dan jumlah neutron di
dalam inti atom yaitu isotop, isobar, isoton dan isomer.
a. Isotop
Isotop adalah inti atom atau nuklida yang mempunyai nomor atom (jumlah proton) sama tetapi
mempunyai nomor massa (jumlah neutron) berbeda.
Berdasarkan definisi tersebut dapat disimpulkan bahwa suatu unsur dapat memiliki berbagai macam
bentuk atom. Contohnya adalah atom Helium yang mempunyai 3 macam isotop berupa :
b. Isobar
Isobar adalah inti atom atau nuklida yang mempunyai nomor massa (jumlah proton dan jumlah
neutron) sama tetapi mempunyai nomor atom (jumlah proton) berbeda.
Contoh :
c. Isoton
Isoton adalah inti atom atau nuklida yang mempunyai jumlah neutron sama tetapi mempunyai nomor
atom (jumlah proton) berbeda.
Contoh :
d. Isomer
Isomer adalah inti atom atau nuklidayang mempunyai nomor atom maupun nomor massa sama
tetapi mempunyai tingkat energi yang berbeda. Inti atom yang memiliki tingkat energi lebih tinggi
daripada tingkat energi dasarnya biasanya diberi tanda asterisk (*) atau m.
Contoh :
Kedua nuklida tersebut di atas mempunyai jumlah proton dan jumlah neutron yang sama tetapi
tingkat energinya berbeda. Tingkat energi 28Ni60 berada pada keadaan dasarnya, sedangkan
28Ni60* tidak pada keadaan dasarnya atau pada keadaan tereksitasi.
Apakah yang dimaksud dengan Nomor Atom itu ?
http://www.infonuklir.com 2009/4/16 2:29:57 - 3
Nomor Atom adalah jumlah proton di dalam suatu inti atom. Nomor Atom ini dinyatakan dengan
simbol Z. Jadi :
Nomor Atom (Z) = jumlah proton dalam inti atom
Sebagai contoh :
Atom Hidrogen punya 1 proton -----> Z = 1
Atom Helium punya 2 proton -----> Z = 2
Atom Carbon punya 6 proton -----> Z = 6
Nomer atom menentukan elemen kimia dari atom tersebut. Semua atom yang memiliki nomer atom
yang sama akan memiliki sifat fisika yang bermacam-macam dan menunjukkan sifat kimia yang
sama. Berdasarkan tabel periodik, elemen kimia dapat diurutkan menurut peningkatan nomer atom.
Apakah yang dimaksud dengan Nomor Massa itu ?
Nomor Massa adalah jumlah proton dan neutron yang ada di dalam inti atom. Dalam hal ini massa
elektron yang sangat kecil diabaikan. Nomor Massa ini dinyatakan dengan simbol A. Jadi :
Nomor Massa (A) = jumlah proton + jumlah neutron
Sebagai contoh untuk atom Hidrogen (H) akan diperoleh :
1 proton = 1
0 neutron = 0
1 elektron = - (diabaikan)
Nomor Massa = 1
Sedangkan untuk atom Helium (He) akan diperoleh:
2 proton = 2
2 neutron = 2
2 elektron = - (diabaikan)
Nomor Massa = 4
http://www.infonuklir.com 2009/4/16 2:29:57 - 4
atom
Infonuklir.com - PUSAT DISEMINASI IPTEK NUKLIR
MOLEKUL DAN ATOM
Atom
Diposting oleh: yudhi
Posted on : 2008/1/23 21:44:47
Apakah Molekul dan Atom itu?
Definisi molekul yang sederhana yaitu bagian yang terkecil dari suatu zat yang masih mempunyai
sifat yang sama dengan zat tersebut. Sebagai contoh, suatu molekul gula adalah bagian yang
terkecil dari zat gula, yang masih mempunyai sifat gula meskipun secara fisik tidak tampak seperti
butiran gula. Contoh lain adalah molekul air. Air adalah zat yang sangat penting bagi kehidupan kita,
dan terdapat 2/3 bagian dari luas permukaan bumi kita. Zat ini tidak berwarna, tidak berbau, dan
tidak berasa serta dapat ditemukan dalam 3 fase, yaitu fase cair (air kolam, air sungai, air hujan),
fase gas (uap, awan/kabut) dan fase padat (es, salju). Air bisa menjadi padat pada temperatur di
bawah 0°C dan menjadi gas pada temperatur di atas 100 °C yang merupakan sifat-sifat utam dari
air. Seperti zat lain, air tersusun atas molekul-molekul. Jika dimungkinkan air bisa dibagi ke dalam
bagian-bagian yang terkecil yang masih mempunyai sifat seperti air, kita sebut bagian yang terkecil
itu adalah molekul air. Molekul air mempunyaisifat yang berbeda dari molekul gula.
Mungkinkah kita dapat menemukan bagian yang terkecil dari suatu molekul yang tak tampak?
Jawabnya adalah sangat mungkin. Ada sekitar 100 jenis bagian yang lebih kecil dari molekul yang
disebut atom. Di alam semesta terdapat sekitar 105 jenis atom. Semua zat dan molekul terdiri dari
satu atau lebih atom, karena atom-atom adalah bahan dasar dari suatu zat. Atom ini juga biasa
disebut elemen atau unsur. Contoh bebrapa unsur, antara lain : Hidrogen (H), Nitrogen (N), Oksigen
(O), Uranium (U), Besi (Fe).
http://www.infonuklir.com 2009/4/16 2:29:27 - 1
MOLEKUL DAN ATOM
Atom
Diposting oleh: yudhi
Posted on : 2008/1/23 21:44:47
Apakah Molekul dan Atom itu?
Definisi molekul yang sederhana yaitu bagian yang terkecil dari suatu zat yang masih mempunyai
sifat yang sama dengan zat tersebut. Sebagai contoh, suatu molekul gula adalah bagian yang
terkecil dari zat gula, yang masih mempunyai sifat gula meskipun secara fisik tidak tampak seperti
butiran gula. Contoh lain adalah molekul air. Air adalah zat yang sangat penting bagi kehidupan kita,
dan terdapat 2/3 bagian dari luas permukaan bumi kita. Zat ini tidak berwarna, tidak berbau, dan
tidak berasa serta dapat ditemukan dalam 3 fase, yaitu fase cair (air kolam, air sungai, air hujan),
fase gas (uap, awan/kabut) dan fase padat (es, salju). Air bisa menjadi padat pada temperatur di
bawah 0°C dan menjadi gas pada temperatur di atas 100 °C yang merupakan sifat-sifat utam dari
air. Seperti zat lain, air tersusun atas molekul-molekul. Jika dimungkinkan air bisa dibagi ke dalam
bagian-bagian yang terkecil yang masih mempunyai sifat seperti air, kita sebut bagian yang terkecil
itu adalah molekul air. Molekul air mempunyaisifat yang berbeda dari molekul gula.
Mungkinkah kita dapat menemukan bagian yang terkecil dari suatu molekul yang tak tampak?
Jawabnya adalah sangat mungkin. Ada sekitar 100 jenis bagian yang lebih kecil dari molekul yang
disebut atom. Di alam semesta terdapat sekitar 105 jenis atom. Semua zat dan molekul terdiri dari
satu atau lebih atom, karena atom-atom adalah bahan dasar dari suatu zat. Atom ini juga biasa
disebut elemen atau unsur. Contoh bebrapa unsur, antara lain : Hidrogen (H), Nitrogen (N), Oksigen
(O), Uranium (U), Besi (Fe).
http://www.infonuklir.com 2009/4/16 2:29:27 - 1
Langganan:
Postingan (Atom)



